Cara Menggunakan ACA
Apa Itu ACA (Asset Criticality Analysis)?
ACA atau Asset Criticality Analysis adalah fitur penting untuk menganalisis seberapa kritis sebuah peralatan (equipment) dalam proses produksi atau operasional. Dengan menggunakan fitur ini, pengguna dapat menentukan prioritas penanganan aset berdasarkan dampak kegagalan (failure consequence) dan kemungkinan terjadinya kegagalan (failure likelihood).
Langkah-Langkah Cara Menggunakan ACA
Berikut ini adalah panduan lengkap dan mudah dalam menggunakan fitur ACA:
- Masuk ke Menu Analysis
- Klik ikon menu (☰) di pojok kiri atas untuk membuka sidebar.
- Pilih menu Analysis, lalu pilih ACA.

- Menambahkan Equipment Baru
- Klik tombol
untuk mulai menganalisis peralatan baru. - Anda akan diarahkan ke form pengisian data.
- Klik tombol


- Isi Kolom Data ACA, Isi setiap kolom yang tersedia secara lengkap sebagai berikut:
- Equipment Type : Pilih jenis peralatan sesuai, untuk mengelompokkan peralatan berdasarkan jenisnya dalam analisis.
- ID/Tag Number : Nomor identifikasi/tag unik dari peralatan tersebut, agar sistem bisa mengenali aset secara spesifik.
- Main Function : Jelaskan fungsi utama peralatan (misalnya: Memompa air dari tangki A ke tangki B), untuk memahami dampak jika alat tidak berfungsi.
- Safety Consequence : Pilih dampak terhadap keselamatan jika alat gagal (contoh: 1 – Negligible jika dampaknya sangat kecil), untuk menilai potensi risiko keselamatan akibat kerusakan.
- Environmental Consequence : Pilih dampak terhadap lingkungan (contoh: 1 – Negligible jika tidak berdampak besar), untuk analisa potensi pencemaran atau kerusakan lingkungan.
- Recover/Repair Cost Consequence : Estimasi biaya pemulihan/perbaikan jika alat rusak, membantu menilai nilai kerugian finansial.
- Production Consequence : Pilih dampak pada produksi (misalnya 1 – Negligible jika tidak mengganggu produksi), untuk menentukan pengaruh terhadap proses produksi bila alat rusak.
- Failure Likelihood : Seberapa besar kemungkinan alat mengalami kegagalan (contoh: 1 – Never got failure jika sangat jarang rusak), digunakan dalam perhitungan skor kritikalitas aset.
- Countermeasure : Pilih apakah ada tindakan pencegahan/pengendalian (Yes/No), untuk menilai kesiapan mitigasi atas risiko yang mungkin terjadi.
- Countermeasure Description : Jelaskan tindakan pencegahan atau perbaikan yang dilakukan (contoh: “penggantian oli tiap 3 bulan”), untuk dokumentasi strategi penanganan risiko.
- Attachment/Documentation : Upload file pendukung seperti foto, SOP, manual alat, dll. (Sebagai bukti pendukung dalam analisis kritikalitas)
- Simpan atau Batalkan
- Setelah semua kolom terisi, klik tombol Save untuk menyimpan data.
- Klik Cancel jika ingin membatalkan pengisian.

Kesimpulan Fitur ACA
Menggunakan fitur ACA sangat penting dalam manajemen aset untuk mengidentifikasi peralatan mana yang paling berisiko dan membutuhkan perhatian lebih. Dengan memahami cara menggunakan ACA secara benar, proses pemeliharaan akan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.
baca juga artikel lainnya terkait fitur Aplikasi Soluman lainnya