Pendahuluan
Work order merupakan perintah untuk melaksanakan kegiatan maintenance yang berasal dari user dengan level Supervisor atau level Engineer. Dalam work order akan tertera detail kegiatan yang akan dilaksanakan seperti waktu pelaksanaan, nama equipment, jenis interval maintenance, aktifitas kegiatan maintenance, dan sparepart yang diperlukan. Alur pelaksanaan maintenance terkait penggunaan work order telah dijelaskan pada bab III.
Work order yang sudah dibuat bisa diakses pada modul Maintenance > work order. Modul Work Order List bisa dibuka dengan cara klik Maintenance > work order pada sidebar. Maka akan muncul halaman WO List yang berisi daftar work order yang sudah dibuat.

Berikut adalah keterangan dari masing-masing kolom:
- ID, merupakan nomor work order yang sudah dibuat. Klik nomor nomor work order tersebut untuk membuka work order. Berikut adalah contoh work order:
- Equipment, merupakan tag number equipment yang dilakukan maintenance yang terdapat pada work order.
- ID Request, merupakan nomor ID dari Trouble Report yang telah dibuat apabila work order adalah jenis corective atau predictive.
- Interval, merupakan jenis interval maintenance dari work order.
- Start, tanggal awal kegiatan maintenance.
- Finish, tangal akhir kegiatan maintenance.
- Technician Coordinator, nama teknisi yang mengkoordinir kegiatan maintenance.
- Description, merupakan keterangan tambahkan yan ada pada work order.
- Progress, merupakan status dari work order. Beberapa status yang ada pada work order adalah sebagai berikut:
- Waiting, pada saat work order baru dibuat. Technician harus melakukan acknowledge (menerima work order dan siap melaksanakan) agar statusnya berubah menjadi Process.
- Process, pada saat work order telah di acknowledge oleh Technician. Status Process artinya work order dalam proses pelaksanaan kegiatan maintenance.
- Reporting, pada saat Technician telah selesai melaksanakan kegiatan maintenance dan telah membuat laporan pada aplikasi Soluman.
- Review, laporan telah di review dan di acknowledge oleh Engineer (maintenance planner).
- Finish, laporan telah di acknowledge oleh Supervisor. Pada saat status work order telah dinyatakn Finish maka pekerjaan telah dinyatakan selesai dan laporan maintenance dapat di cetak.
- Reject, laporan yang sudah dibuat perlu dilakukan revisi/perbaikan. Account yang bisa me reject laporan adalah account Engineer dan Supervisor.
- ACK, merupakan link untuk meng acknowledge work order/laporan maintenance. Beberapa tammpilan dari tombol ACK:
, link ACK tidak aktif.
, link ACK aktif. Anda bisa melakukan klik pada link tersebut untuk melakukan acknowledge work order (Technician), membuka laporan maintenane, dan melakukan acknowledge/reject laporan Maintenance (Engineer/Supervisor).
, link ACK aktif dan simbol ini menyatakan bahwa work order telah selesai dilaksanakan dan statusnya sudah Finish. Klik tombol tersebut untuk melihat laporan maintenance yang sudah dibuat.
- Action, berisi beberapa tombol untuk melakukan aksi tertentu.
, untuk membuat laporan maintenance (Technician) atau melakukan perubahan/edit terhadap laporan (Engineer). Background tombol bewarna biru artinya tombol aktif, dan jika bewarna abu-abu tombol tidak aktif.
, untuk membuat laporan maintenance (Technician) atau melakukan perubahan/edit terhadap laporan (Engineer). Background tombol bewarna biru artinya tombol aktif, dan jika bewarna abu-abu tombol tidak aktif.
, untuk membuat laporan maintenance (Technician) atau melakukan perubahan/edit terhadap laporan (Engineer). Background tombol bewarna biru artinya tombol aktif, dan jika bewarna abu-abu tombol tidak aktif.