How can we help?
Menambahkan Data Sparepart Pada Suatu Plant
Setelah data sparepart terdaftar pada Master Sparepart, sparepart dapat ditambahkan ke plant sesuai dengan kebutuhan masing-masing plant.

Untuk menambahkan sparepart pada suatu plant, ikuti langkah-langkah berikut:
- Masuk ke menu Sparepart → Sparepart, kemudian pilih plant yang akan dikonfigurasikan.
- Klik tombol
untuk menambahkan sparepart baru pada plant. Sistem akan menampilkan pop-up atau form penambahan sparepart. - Lengkapi informasi pada form sesuai dengan kebutuhan. Berikut fungsi dari masing-masing field:
- ID Sparepart (from Master Sparepart Table)
Digunakan untuk memilih sparepart yang telah terdaftar pada Master Sparepart. Sparepart dapat dicari berdasarkan ID Sparepart, Part Number, atau Part Name. - Category
Digunakan untuk menentukan kategori atau kelompok sparepart berdasarkan equipment type. Jika part nanti akan dipakai banyak tipe mesin, silahkan masukan GENERAL EQUIPMENT - Hazardous Material
Digunakan untuk menentukan apakah sparepart termasuk material yang memiliki karakteristik berbahaya. Pilih Yes apabila sparepart termasuk material berbahaya dan No apabila tidak termasuk. - Storage Location
Digunakan untuk menentukan lokasi penyimpanan sparepart, seperti nomor rak, area gudang, atau lokasi penyimpanan tertentu. - Price (Rupiah)
Digunakan untuk mencatat harga satuan sparepart dalam mata uang Rupiah. - Min
Menentukan batas minimum jumlah stok yang harus tersedia pada storage. Nilai ini dapat digunakan sebagai acuan untuk memberikan indikasi ketika stok mulai menipis dan memerlukan proses pengadaan atau replenishment. - Max
Menentukan batas maksimum jumlah stok yang dapat disimpan pada storage. Pengaturan ini dapat membantu menghindari penumpukan stok yang tidak diperlukan serta penggunaan ruang penyimpanan yang tidak efisien.
- ID Sparepart (from Master Sparepart Table)
- Setiap plant dapat memiliki satu warehouse yang berfungsi sebagai pengelola stok sparepart.Warehouse tersebut menjadi lokasi untuk pengelolaan dan pembaruan stok sparepart pada plant yang bersangkutan.
- Setelah seluruh data diisi dengan lengkap dan benar, klik tombol Save untuk menyimpan konfigurasi sparepart pada plant.
Catatan:
Pastikan sparepart yang akan ditambahkan telah tersedia pada Master Sparepart. Data pada plant merupakan konfigurasi penggunaan sparepart pada plant tersebut, sedangkan identitas utama sparepart tetap mengacu pada Master Sparepart.