Pengenalan Work Order

Work Order merupakan perintah kerja untuk melaksanakan kegiatan maintenance yang dibuat oleh user dengan level Manager atau Engineer. Work Order memuat informasi detail pekerjaan yang akan dilaksanakan, seperti waktu pelaksanaan, equipment yang akan dikerjakan, jenis interval maintenance, aktivitas maintenance, serta sparepart yang diperlukan.
Work Order yang telah dibuat dapat diakses melalui modul Maintenance > Work Order pada sidebar. Setelah menu tersebut dipilih, sistem akan menampilkan halaman WO List yang berisi daftar Work Order yang telah dibuat dan dapat digunakan untuk memantau serta mengelola pelaksanaan pekerjaan maintenance.
- ID, merupakan nomor work order yang sudah dibuat. Klik nomor nomor work order tersebut untuk membuka work order. Selain nomor work order ID juga terdiri dari ID Plan, dan ID Trouble (jika work order dibuat berdasarkan laporan kerusakan / corrective / predictive maintenance)
- Equipment, merupakan tag number equipment yang dilakukan maintenance yang terdapat pada work order.
- Date / Interval, merupakan tanggal estimasik pekerjaan dan jenis interval maintenance dari work order.
- Executor, berisi company maintenance dan nama teknisi yang melaksanakan kegiatan maintenance.
- Description, merupakan keterangan tambahkan yan ada pada work order.
- Progress, merupakan status dari work order. Beberapa status yang ada pada work order adalah sebagai berikut:
- Waiting, pada saat work order baru dibuat. Technician harus melakukan acknowledge (menerima work order dan siap melaksanakan) agar statusnya berubah menjadi Process.
- Process, pada saat work order telah di acknowledge oleh Technician. Status Process artinya work order dalam proses pelaksanaan kegiatan maintenance.
- Reporting, pada saat Technician telah selesai melaksanakan kegiatan maintenance dan telah membuat laporan pada aplikasi Soluman.
- Review, laporan telah di review dan di acknowledge oleh Engineer (maintenance planner).
- Finish, laporan telah di acknowledge oleh Supervisor. Pada saat status work order telah dinyatakn Finish maka pekerjaan telah dinyatakan selesai dan laporan maintenance dapat di cetak.
- Reject, laporan yang sudah dibuat perlu dilakukan revisi/perbaikan. Account yang bisa me reject laporan adalah account Engineer dan Supervisor.
- Action merupakan tombol action button yang mewakili setiap kegiatan maintenance
Tombol
untuk view work order dalam pelaksanaan maintenance (accept dan reject)
Tombol
untuk membuat laporan maintenance setelah selesai pekerjaan
Tombol
untuk melaksanakan review dan approval maintenance report
Tombol
untuk view maintenance report setelah perbaikan selesai
Tombol
untuk view maintenance cost