< All Topics
Print

Analisys – Penggunaan Failure Mode Effect And Criticality Analysis (FMECA)

FMECA (Failure Modes, Effects and Criticality Analysis) merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan pada suatu sistem, dampak yang ditimbulkan, serta tingkat kekritisannya. Panduan ini menjelaskan langkah-langkah penggunaan fitur FMECA secara sistematis, mulai dari pembuatan season hingga pengisian analisis kegagalan.

Berikut adalah panduan penggunaan fitur FMECA:

Masuk ke Menu FMECA

  • Buka menu FMECA melalui aplikasi.
  • Klik ikon sidebar di pojok kiri atas, kemudian pilih menu Analisis dan klik submenu FMECA.
  • Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman utama FMECA.

Tambahkan Season (Proyek atau Periode)

  • Klik tombol +Season untuk menambahkan season atau periode analisis.
  • Season digunakan untuk mengelompokkan data FMECA berdasarkan periode, proyek, atau kegiatan tertentu.
  • Setelah season berhasil ditambahkan, klik ikon panah untuk membuka halaman detail season tersebut.

Tambahkan Equipment (Peralatan)

  • Pada halaman season, klik tombol dan klik +Equipment untuk menambahkan peralatan yang akan dianalisis.
  • Isi kolom berikut:
    • Equipment Type: Jenis peralatan utama, seperti digester, pompa, kompresor, dan peralatan lainnya.
    • ID/Tag Number: Nomor identitas unik dari peralatan.
    • Description: Deskripsi singkat mengenai fungsi atau kegunaan peralatan.
  • Setelah seluruh data diisi, klik Create untuk menyimpan data atau Cancel untuk membatalkan proses.

Setelah equipment berhasil ditambahkan, Anda akan kembali ke halaman sebelumnya. Pada halaman tersebut tersedia beberapa opsi:

  • FMECA Resume: Menampilkan ringkasan hasil analisis FMECA.
  • Ikon pensil: Digunakan untuk mengedit atau menghapus data FMECA yang belum mendapatkan persetujuan.

Selanjutnya, klik ikon panah pada equipment yang ingin dianalisis lebih lanjut.

Tambahkan Function (Fungsi Peralatan)

  • Pada halaman berikutnya, klik tombol +Function untuk menambahkan fungsi dari peralatan tersebut.
  • Isi kolom berikut:
    • Function Description: Deskripsi fungsi peralatan dengan format verb + object + standard performance, misalnya, “Mengalirkan air dengan tekanan 5 bar”.
    • Function Type: Pilih Main untuk fungsi utama dan Normal Function untuk fungsi sekunder atau pendukung.
  • Klik Save untuk menyimpan data dan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tambahkan Function Failure (Kegagalan Fungsi)

  • Klik tombol Add Function Failure untuk menambahkan jenis kegagalan yang dapat menyebabkan fungsi peralatan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
  • Setelah data ditambahkan, klik ikon panah untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tambahkan Failure Mode

  • Pada tahap ini, Anda akan masuk ke halaman Failure Mode.
  • Klik tombol +Failure Mode, kemudian isi kolom berikut:
    • Failure Mode: Deskripsi kegagalan dengan format subject (part) + verb, misalnya “Seal bocor”.
    • Local Effect: Dampak langsung yang ditimbulkan oleh kegagalan terhadap peralatan.
    • Global Effect: Dampak kegagalan terhadap sistem secara keseluruhan atau proses produksi.
    • Failure Detection Method: Metode yang digunakan untuk mendeteksi kegagalan.
    • Current Treatment: Tindakan atau penanganan yang saat ini diterapkan terhadap kegagalan.
    • Severity: Tingkat keparahan dampak yang ditimbulkan oleh kegagalan dengan skala 1–10.
    • Occurrence: Tingkat atau frekuensi terjadinya kegagalan dengan skala 1–10.
    • Detection: Tingkat kemudahan dalam mendeteksi kegagalan dengan skala 1–10.
    • Recommendation: Rekomendasi tindakan perbaikan atau pencegahan terhadap kegagalan.
  • Setelah seluruh kolom terisi, klik Save untuk menyimpan data.

Setelah data tersimpan, proses pengisian FMECA selesai dan data dapat dilanjutkan ke tahap acknowledgement.

Kesimpulan

Melalui panduan ini, Anda dapat memahami cara menggunakan fitur FMECA secara sistematis, mulai dari membuat season, menambahkan equipment dan function, mengidentifikasi function failure dan failure mode, hingga melakukan penilaian terhadap tingkat keparahan, frekuensi kejadian, dan kemampuan deteksi kegagalan.

Dengan dokumentasi dan analisis yang tepat, FMECA dapat membantu proses pengambilan keputusan pemeliharaan, mengidentifikasi potensi kegagalan secara lebih dini, mengurangi risiko kerusakan kritis, serta meningkatkan efektivitas strategi pemeliharaan peralatan.

Table of Contents