How can we help?
-
Basic Concept
-
Analysis
-
Soluman V4.0
-
- Pengenalan Work Order
- Membuat Work Order
- Technician: Mengerjakan Work Order (Web dan Mobile)
- Technician: Cara Membuat Laporan Maintenance (Web dan Mobile)
- Engineer / Manager: Review dan Approve Laporan Maintenance
- Work Order atau Maintenance Report Tidak Dapat Dilanjutkan Karena Spare Part Belum Di-Approve
- Menambah Maintenance Checklist / Activity Saat Work Order Selesai
-
- Pengenalan Modul Sparepart
- Panduan Cara Input Purchase Requisition (PR)
- Panduan Cara Input Purchase Order (PO)
- Registrasi, Edit dan Hapus Master Sparepart
- Satu Gudang Untuk Multi Plant
- Menambahkan Data Sparepart Pada Suatu Plant
- Membuat Transaksi Sparepart
- Konfirmasi Ketersediaan Sparepart pada Work Order
- Rencana Penggunaan Sparepart dan Track Penggunaan Sparepart
- Menambahkan Vendor Supplier Sparepart
-
- Master Data: Asset Register – Plant dan Section
- Master Data: Asset Register – Filosofi Equipment Type
- Master Data: Asset Register – Mengubah dan Menghapus Data Equipment
- Master Data: Asset Register – Registrasi Equipment
- Master Data: Companies
- Master Data: Grouping dan Scoping
- Master Data: Maintenance Checklist / Activity
- Master Data: Mengubah, Menghapus, Enable dan Disable Maintenance Checklist / Activity
-
Soluman Manual V3
< All Topics
Print
Master Data: Asset Register – Filosofi Equipment Type
Posted
Updated
ByKontributor Kontributor

Apa itu Equipment Type?
Equipment Type adalah kategori untuk mengelompokkan equipment yang memiliki karakteristik dan pola maintenance yang sama atau cukup serupa. Tujuannya agar master Activity dan Spare Part dapat diterapkan ke banyak equipment sekaligus.
Membedakan Section dan Equipment Type
| SECTION | EQUIPMENT TYPE |
| Mengelompokkan berdasarkan lokasi atau proses. | Mengelompokkan berdasarkan jenis/karakteristik equipment. |
| Menjawab: “Ada di mana?” | Menjawab: “Jenisnya apa?” |
| Contoh: Production, Control Room, Grinding. | Contoh: Motor Ball Mill, Gearbox Ball Mill. |

Contoh Kasus: Ball Mill
Misalnya perusahaan memiliki 100 Ball Mill. Setiap unit mempunyai Motor, Gearbox, dan Drum.
Kesalahan yang perlu dihindari:
- Motor diberi Equipment Type “Ball Mill” hanya karena motor tersebut berada pada Ball Mill.
- Gearbox diberi Equipment Type “Ball Mill”.
- Drum diberi Equipment Type “Ball Mill”.
Jika Motor, Gearbox, dan Drum diregistrasikan sebagai equipment yang memiliki maintenance sendiri, maka masing-masing harus dikategorikan sesuai tipenya.

Kenapa Equipment Type penting?
- Activity dapat diterapkan ke seluruh equipment dengan tipe yang sama.
- Spare Part dapat didistribusikan ke equipment yang memang membutuhkan part tersebut.
- Maintenance tidak perlu diinput satu per satu untuk equipment yang memiliki pola maintenance sama.
- Equipment dengan lokasi berbeda tetap dapat dikelompokkan jika tipenya sama.
Catatan sederhana
SECTION = DI MANA?
EQUIPMENT TYPE = JENIS APA?
EQUIPMENT = UNIT YANG DI-MAINTAIN
Jangan menentukan Equipment Type berdasarkan lokasi atau equipment induknya.
Table of Contents