Membuat Work Order
Untuk membuat work order baru terdapat 2 cara sebagai berikut
- membuat work order melalui maintenance plan
- membuat work order langsung (direct)
Note: anda harus memahami konsep preventive, corrective, modul plan dan trouble sebelum melaksanakan pembuat work order
Membuat work order melalui ‘Maintenance Plan’
Untuk membuat work order melalui maintenance plan, pastikan anda telah membuat dan melengkapi data plan sebelumnya, karena work order tidak dapat tercipta atau berjalan optimal tanpa data plan yang lengkap


Klik pada maintenance > calendar > pilih plan berwarna biru
Ketika anda klik anda akan menemukan popup > create wo
Atau klik plan berwarna biru > setting (anda dapat review data plan anda disini) > create wo
Maka work order terbaru akan tercipat
Membuat work order secara langsung
Masuk ke dalam Maintenance > Work Order
Klik tombol
untuk membuat sebuah work order baru
Anda akan dibawa pada halaman berikut

Form Work Order:
- Maintainer Company merupakan perusahaan yang bertanggung jawab atau ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan maintenance.
- Equipment merupakan equipment yang menjadi objek atau lokasi pelaksanaan pekerjaan maintenance.
- Classification merupakan klasifikasi jenis pekerjaan maintenance, seperti Preventive atau Corrective.
- Maintenance Interval merupakan interval atau periode pelaksanaan maintenance, seperti Daily, Weekly, Monthly, atau interval lainnya.
- Planned Start Date merupakan tanggal yang direncanakan sebagai waktu mulai pelaksanaan pekerjaan.
- Planned End Date merupakan tanggal yang direncanakan sebagai batas waktu penyelesaian pekerjaan.
- Technician Coordinator merupakan koordinator yang bertanggung jawab dalam mengatur dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan maintenance.
- Priority Level merupakan tingkat prioritas pekerjaan yang terdiri dari Low, Medium, dan High.
- Assigned Technicians merupakan teknisi yang ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan maintenance.
- Work Order Description / Notes merupakan catatan atau informasi tambahan mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.
- Activity merupakan daftar aktivitas atau checklist pekerjaan yang harus dilakukan oleh teknisi dalam Work Order.
- Sparepart merupakan daftar sparepart atau material yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan maintenance.
- Technicians merupakan daftar teknisi yang terlibat atau ditugaskan dalam pelaksanaan Work Order.
- Add Custom Activity digunakan untuk menambahkan aktivitas pekerjaan secara manual apabila aktivitas yang dibutuhkan belum tersedia pada checklist.
- Create Work Order digunakan untuk menyimpan dan membuat Work Order setelah seluruh informasi yang diperlukan telah dilengkapi.
Anda dapat menambahkan list part yang digunakan pada work order dengan klik tab Sparepart > Add sparepart > dan tambahkan part dan quantity-nya
