< All Topics
Print

Membuat Trouble Closing

Trouble Closing merupakan fitur yang digunakan untuk mencatat hasil pemeriksaan dan penyelesaian suatu permasalahan pada equipment. Informasi yang dicatat meliputi kondisi awal equipment, hasil analisis penyebab permasalahan, tindakan yang telah dilakukan, serta tindak lanjut yang diperlukan setelah perbaikan. Adapun cara pembuatannya sebagai berikut

  • Pastikan modul ini aktive pada bagian setting aplikasi (Create Close Trouble report: Yes)
  • Pada list trouble yang statusnya ‘Done’ anda dapat melihat tombol yang dapat anda klik
  • Anda akan di arahkan pada halam berikut untuk anda isi secara lengkap

Initial Condition merupakan kondisi awal equipment yang ditemukan sebelum dilakukan pemeriksaan atau tindakan perbaikan.

Analysis merupakan hasil pemeriksaan dan analisis terhadap kondisi equipment untuk mengetahui penyebab atau sumber permasalahan.

Action Taken merupakan tindakan perbaikan atau penanganan yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan pada equipment.

Next Follow Up merupakan rencana tindak lanjut yang perlu dilakukan setelah perbaikan, seperti monitoring kondisi equipment, inspeksi lanjutan, atau pekerjaan perbaikan tambahan.

Review dan Approve Trouble Closing

Ketika suatu trouble list telah dibuat trouble closingnya anda dapat melihat statusnya menjadi “Reporting”

Pada akun Engineer dan Manager klik tombol dan scroll hingga anda menemukan tombol approve

Pastikan berurutan yaitu Reporting > enginner review > manager approve

Setelahnya trouble akan bertatus Finish

Table of Contents